Bandung Paris dari pulau Jawa (Bandung Paris van Java)

Bandung kota dengan nama lain Paris van Java (atau Paris dari pulau Jawa) ini adalah kota dengan keindahan alam yang sangat sempurna pada masanya walaupun masih sampai sekarang, nama paris van java tidak begitu saja di sematkan pada kota ini tapi memiliki alur sejarah, karena pada saat itu Bandung adalah kota fashion yang paling ternama di Indonesia mungkin masih terlihat sampai sekarang, banyak orang-orang Belanda, Perancis, Italia, dan banyak lainnya yang memilih Bandung sebagai tempat tinggal, karena letaknya di dataran tinggi, mempunyai cuaca dan udara yang tidak jauh dari negara-negara di eropa itu juga yang menyebabkan Bandung disebut dengan Paris van Java.

Bandung tidak hanya sebuah kota fashion, namun sekarang ini Bandung adalah kota sejarah, bangunan tua masih berdiri di sana-sini, dengan gaya Art Deco, seperti Hotel yang paling termahsyur dengan bentuk Art Deco nya yaitu Savoy Homan, hingga gedung bersejarah bagi Republik Indonesia yaitu gedung Asia-Afrika, tempat di selenggarakannya konferensi Asia-Afrika tahun 1955. Ketika kita datang ke Bandung kita bisa merasakan suasana yang berbeda dari kota Jakarta dan Jogja, kita akan merasakan suasana kota yang masih kental dengan peninggalan jaman Belanda, pohon-pohon besar di kiri dan kanan jalan pada daerah cipaganti dan dago, hingga gedung-gedung art deconya di daerah Braga dan Asia-Afrika, memori masa lampau sekelebat membuat kita ingin selalu kembali ke kota yang sejuk ini

Salam : Erwin D Budianto

Bandung a city with Paris van Java (Paris from Java) as the other name, it’s a city with its perfect beautiful nature in its time even tough we can feel it until now, The naming of Paris van Java not just embedded on this city but it had a history timeline, because in that time Bandung is a very well known fashion city in Indonesia maybe wee can see it until now, lot of people from Holland, France, Italy, and many others decide to live in Bandung, because the location of  Bandung is in the high plateau, the weather and the air is not very different to countries in europe, and that’s one of the reason why Bandung called as Paris van Java

Bandung is not only a city of fashion, but now as a city of history, old buildings still stood here and there, with an Art Deco style, like most most illustrious hotel with its Art Deco shapes Savoy Homan Hotel, to the building of the most historical for the Republic of Indonesia, Asia-Africa building, where Asian-African conference held in 1955. When we come to Bandung we could sense a different atmosphere from the city of Jakarta and Yogyakarta, we will feel the atmosphere of the city is still strong with the relics of the Dutch colonial era, the big trees on the left and right on cipaganti street and dago, to the buildings with the art deco style in Braga street and Asia-Africa, the flash of memory of the past makes us want to keep returning to this city.

Cheers : Erwin D Budianto

Mari kita lihat Bandung tempo dulu
(let see Bandung in the past time)

Jalan Asia-Afrika (Asia-Afrika Street)

Hotel Preanger

Hotel Savoy Homann

Dago Thee Huis (Rumah Teh Dago) tempat ini masih berdiri sampai sekarang sebagai tempat favorit di Dago
(Dago Thee Huis / Dago House of tea) this place still exist until now as a favorite place in Dago

Christelijke Lyceum voor 1927 (sekolah Kristen di tahun 1927) sekarang menjadi SMAN 1
Christelijke Lyceum voor 1927 (Christian School in 1927) becomes SMAN 1 now

Jalan Braga-Lokasi paling ramai saat itu, dipenuhi oleh butik-butik fashion dan cafe
Braga Street-busiest location in that time, filled with fashion boutiques and cafes

Kantor pos besar
(post office center)

dan sekarang mari kita lihat Bandung saat ini
(and now let see Bandung now on)

Jalan Asia-Afrika dan Gedung Asia-Afrika atau biasa disebut gedung Merdeka (Asia-Afrika Street and Asia-Afrika building, or commonly called the Merdeka Building)

Hotel Savoy Homann berdiri sejak 1940-an (Hotel Savoy Homann established since 1940’s)

Trotoar di Jalan Braga (Sidewalk in Braga Street)

Jalan Braga sekarang dengan pasar lukisan di pinggirnya (Braga Street present time with painting market in the side walk of the street)

Pintu Cafe Gooiland (Gooiland Cafe Door)

Gedung gaya Art Deco (Building with an Art Deco Style)

saus tomat dan pemandangan bandung (Tomato ketchup and Scenery of Bandung)

Pemandangan kota Bandung dari ketinggian (Scenery of Bandung from the heights)

jadi inilah kota Bandung dulu dan sekarang, memang sedikit terlihat berubah

so this is Bandung past and present time, of course it’s slightly change

5 responses to “Bandung Paris dari pulau Jawa (Bandung Paris van Java)

  1. Pingback: Botram di Depan Gedung Lyceum Dago | Minggu, 29 April 2012 « Bandungers·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s